Wamenpar Ungkap Strategi Bikin Wisatawan Betah di Indonesia, 52 Persen Gen Z Traveling Cari Pengalaman
BACA JUGA:Lewat IFW 2022, Wamenparekraf Dorong Perkuat Digitalitas di Industri Fesyen Nasional
Pelaku industri pariwisata juga dapat memasukkan pengalaman yang mereka tawarkan ke dalam platform tersebut. Dengan begitu, produk atau aktivitas wisata dapat ditemukan ketika wisatawan mencari jenis perjalanan tertentu.
“Ketika wisatawan mencari experiential tourism di Indonesia, MaiA akan memberikan rekomendasi,” ujar Ni Made.
Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, pencarian wisatawan terhadap satu destinasi diharapkan dapat berkembang menjadi pilihan pengalaman di daerah lain.
Wisatawan yang datang untuk keperluan MICE, misalnya, dapat menemukan aktivitas gastronomi, budaya, atau bahari di sekitar maupun di luar lokasi acara.
Strategi tersebut membuat pemasaran pariwisata tidak berhenti pada upaya mendatangkan wisatawan.
Pengalaman selama perjalanan juga menjadi bagian dari upaya untuk mendorong wisatawan tinggal lebih lama, menjelajahi lebih banyak daerah, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di destinasi.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi