TERKINI

Titik Panas Karhutla Berkurang Jadi 317, Operasi di Daerah Rawan Tetap Diperkuat

Titik Panas Karhutla Berkurang Jadi 317, Operasi di Daerah Rawan Tetap Diperkuat
NASIONAL
Dok. Redaksi PENA NUSA
Operasi ini menggunakan bahan semai berupa es kering (dry ice) dan natrium klorida (NaCl). Pesawat TNI AU C-130 Hercules dan CN-295 turut mendukung kegiatan penyemaian awan.

BACA JUGA: Ubed Petik Pelajaran dari Final French Open 2026, Ada Tekanan Tuan Rumah

Operasi ini menggunakan bahan semai berupa es kering (dry ice) dan natrium klorida (NaCl). Pesawat TNI AU C-130 Hercules dan CN-295 turut mendukung kegiatan penyemaian awan.

Kemenhut menilai penurunan hotspot dalam 24 jam terakhir sebagai perkembangan positif. Namun, kondisi di lapangan tetap menjadi tolok ukur keberhasilan penanganan.

Peningkatan hotspot di Sumatra Selatan menjadi perhatian, sementara penyisiran dan pendinginan tetap diperlukan di wilayah yang jumlah titik panasnya menurun.

Pengendalian karhutla terus dilakukan secara terpadu melalui deteksi dini, pengecekan lapangan, pemadaman darat, water bombing, OMC, patroli, dan pembasahan. Upaya tersebut sekaligus ditujukan untuk melindungi masyarakat, kawasan hutan, serta satwa liar beserta habitatnya.

Kemenhut juga mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Alur Baca Berita Halaman 4 dari 4
Lihat Semua Halaman
Sebelumnya
1 2 3 4
Selanjutnya

Bagaimana menurut Anda tentang liputan ini?

Beri reaksi pembaca untuk mengapresiasi karya jurnalistik ini:
AG
Agung SP Reporter Terverifikasi

Berfokus pada penyajian informasi mendalam, investigasi, dan jurnalisme berimbang bagi publik.

ARTIKEL SEBELUMNYA 32.214 Bikers Honda Bersatu di HBD 2026, Ini Makna di Balik Pesta Persaudaraan ARTIKEL BERIKUTNYA 5 Pilihan Hiburan Keluarga di Jabodetabek yang Cocok untuk Weekend
Diskusi & Komentar Pembaca (0)

Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi

Tanggapan akan disaring dan diverifikasi redaksi terlebih dahulu sebelum terbit.
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Berita Terkait Lainnya

Lihat Semua di Rubrik NASIONAL
2 minggu yang lalu
1 minggu yang lalu
1 minggu yang lalu