Intip Indahnya Pesona Desa Wisata Batulayang Bogor, Tembus 7 Besar Desa Wisata Nusantara 2026
BOGOR, PENANUSA.id – Desa Wisata Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, berhasil masuk tujuh besar dalam ajang Lomba Desa Wisata Nusantara 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Pariwisata, tempat wisata berbasis perkebunan teh ini jaraknya hanya 7 km aja lho dari Desa Wisata Batulayang.
Yang paling terkenal dari Agrowisata Gunung Mas adalah aktivitas paralayang yang memadukan olahraga dengan serunya menikmati hamparan hijau gunung teh dari ketinggian.
BACA JUGA:Genjot Ekonomi, Pemerintah Dorong Pengembangan Pariwisata hingga Perluasan Pembiayaan UMKM
Selain itu, bisa menikmati kebun teh dengan cara beda lho, yaitu dengan berkeliling naik ATV atau berkuda.
Setelah puas jalan-jalan, Sobat Pesona bisa melihat proses pengolahan teh langsung di pabriknya.
Nah, sekitar 4,5 kilometer dari Desa Wisata Batulayang, ada Curug Cilember yang pas buat jadi spot hiking dan trekking.
Selain keunikan lokasinya, keberadaan tujuh curug yang berderet jadi daya tarik lain yang bisa ditemukan di sini.

BACA JUGA:Whoosh Anniversary Deals Oktober 2026 Banjir Promo, Ada Diskon Kuliner, Tiket Wisata hingga Hotel
Di sepanjang jalan menuju ke curug, Sobat Pesona juga bakal disuguhi tanaman pinus yang berjajar rapi dan estetik banget lho.
Nah, beberapa spot favorit di Curug Cilember antara lain, sepeda layang, area kemah, dan butterfly park.
Mewakili Kabupaten Bogor, Desa Batulayang kini mengikuti tahapan wawancara dan penjurian untuk memperebutkan posisi tiga besar.
Tahapan wawancara dan penjurian tersebut berlangsung pada Kamis 22 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting bagi Desa Wisata Batulayang untuk melangkah ke babak berikutnya dalam kompetisi desa wisata tingkat Provinsi Jawa Barat.
Kepala Desa Batulayang, Iwan Setiawan, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian desanya yang berhasil masuk tujuh besar sekaligus membawa nama Kabupaten Bogor dalam ajang tersebut.
“Alhamdulillah, Desa Wisata Batulayang sudah berada di posisi tujuh besar tingkat Provinsi Jawa Barat dan mewakili Kabupaten Bogor. Kami bersyukur telah diberikan kepercayaan untuk mengikuti kompetisi ini,” ujar Iwan.
Menurutnya, proses wawancara dan penjurian menjadi kesempatan bagi Desa Wisata Batulayang untuk menunjukkan potensi, keunggulan, serta upaya pengembangan pariwisata berbasis desa yang selama ini dilakukan.
Iwan berharap, melalui tahapan tersebut, Desa Wisata Batulayang dapat menembus tiga besar hingga menjadi kandidat terbaik yang berhak mewakili Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional.
“Harapan kami, dari tujuh besar ini bisa masuk tiga besar, kemudian menjadi yang terbaik di tingkat provinsi. Sebab, nantinya hanya satu kandidat yang akan mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional,” katanya.
BACA JUGA:Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 Dorong Kuliner Nusantara Jadi Daya Tarik Wisata
Ia menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat Provinsi Jawa Barat. Dari hasil seleksi yang telah dilalui, Desa Wisata Batulayang dinyatakan lolos ke tujuh besar dan berhak mengikuti tahapan wawancara serta penjurian lanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Desa Batulayang juga mendapat dukungan dari Camat Cisarua, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bogor, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, serta unsur perangkat daerah terkait.
Iwan menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang dinilainya menjadi dorongan penting bagi desa dalam mengikuti kompetisi tersebut.
Ia berharap, sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten, dan seluruh unsur terkait dapat terus diperkuat untuk mendorong pengembangan Desa Wisata Batulayang.
Keikutsertaan dalam Lomba Desa Wisata Nusantara 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat upaya pengembangan potensi wisata desa serta meningkatkan daya tarik pariwisata Kabupaten Bogor di tingkat provinsi maupun nasional.
Tuliskan Pendapat Anda Wajib Moderasi Redaksi